Yogyakarta, 8 Juni 2026 – Jusuf Kalla School of Government (JKSG) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyelenggarakan Academic Workshop Program bersama Kalasin University, Thailand, pada 8–12 Juni 2026 di UMY. Mengusung tema “Strengthen the World-Class Impact: Designing Research with Global Reach”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas riset, kualitas publikasi ilmiah bereputasi internasional, serta memperkuat kolaborasi akademik antara Indonesia dan Thailand.
Academic Workshop merupakan bagian dari komitmen UMY dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi melalui pengembangan kompetensi penelitian dan jejaring akademik global. Selama lima hari, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang meliputi workshop metodologi penelitian, kuliah umum, diskusi akademik, pendampingan penulisan artikel ilmiah, hingga pertukaran budaya.
Direktur JKSG UMY, Prof. Eko Priyo Purnomo, S.IP., M.Si., M.Res., Ph.D., menjelaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus menghasilkan penelitian yang memiliki dampak global.
“Melalui Academic Workshop ini, kami ingin membangun ekosistem akademik yang semakin kolaboratif di tingkat internasional. Penguasaan metode penelitian modern serta pemanfaatan teknologi analisis menjadi bekal penting bagi mahasiswa dan peneliti untuk menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kualitas global dan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan Opening Ceremony yang dihadiri oleh Direktur Riset dan Pengabdian UMY, pimpinan JKSG UMY, serta delegasi Kalasin University. Momentum tersebut menjadi simbol penguatan kerja sama kedua institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
Sebagai inti program, peserta memperoleh pelatihan intensif mengenai penggunaan berbagai perangkat lunak penelitian, seperti NVivo, RStudio, dan VOSviewer. Melalui sesi tersebut, peserta mempelajari teknik analisis data kualitatif, pemetaan bibliometrik, identifikasi tren penelitian, hingga penyusunan artikel ilmiah sesuai standar publikasi internasional.
Ketua Department of Public Administration Kalasin University, Assoc. Prof. Kathanyoo Kaewhanam, menyampaikan bahwa kolaborasi ini membuka peluang yang lebih luas bagi akademisi kedua negara untuk saling bertukar pengetahuan, mengembangkan penelitian bersama, serta memperkuat jejaring akademik internasional.
Selain workshop, peserta mengikuti Public Lecture yang membahas perkembangan administrasi publik, kebijakan publik, pelayanan publik di Thailand, serta dinamika kebijakan publik di kawasan ASEAN. Diskusi tersebut menjadi ruang bertukar perspektif sekaligus memperluas peluang kolaborasi riset di masa mendatang. Sebagai bagian dari pengalaman pembelajaran lintas budaya, peserta juga mengikuti Cultural Exchange dengan mengunjungi berbagai destinasi budaya di Yogyakarta, seperti Candi Borobudur, Kaliurang, Keraton Yogyakarta, Malioboro, dan Candi Prambanan. Kegiatan ini memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan antarpeserta dari kedua negara.

Menjelang penutupan program, peserta memperoleh pendampingan melalui sesi Manuscript Readiness to Submit untuk menyempurnakan artikel ilmiah agar siap dipublikasikan pada jurnal bereputasi internasional. Melalui penyelenggaraan Academic Workshop bersama Kalasin University, UMY kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi akademik internasional, meningkatkan kapasitas penelitian, serta menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan publik di tingkat global.
