Workshop on Writing Scientific Papers “Translucent Diktiristek Grants and International Publications”
Yogyakarta, on 27/07/2023, a scientific paper writing workshop was held, which was attended by Dikti employees, lecturers, and general participants, held at LLDIKTI Region V Yogyakarta. This scientific paper writing workshop aims to provide steps from writing to publishing and information related to international publications. The seminar on writing scientific papers is expected to provide optimism in writing international scientific papers. In addition, the hope is to participate in writing so that it can be published at the national and international levels. This workshop was delivered by Prof. Eko Priyo Purnomo, M.Sc., M.Res., Ph.D., as a lecturer at the Yogyakarta Muhammadiyah University and Director of the E-Governance and Sustainability Institute (ESI).
This series of workshops also presented journals that could be accessed efficiently and effectively. Citations in scientific papers also greatly influence how reviewers assess the scientific articles we write. So, writing in scientific papers must pay attention to the literature and the systematic writing that is good and correct according to submission standards to international journals.
The output of this scientific paper writing workshop is writing activities at the initial level up to international publications. Hence, the hope is to positively impact the scope of academics and the public in general.

Collaboration Research “Big data and Sustainability”
Bangkok, pada tanggal 04/07/2023 Tim ESI bersama Prof. Eko Priyo Purnomo, M.Si., M.Res., Ph.D selaku Direktur E-Governance and Sustainability Institute (ESI) melakukan pertemuan bersama Prof. Amporn Tamronglak, Ph.D. serta Prof. Sataporn Roengtam, Ph.D. dalam rangka membahas terkait collaboration research mengenai big data and sustainability dalam penguatan kebijakan tentang big data secara berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diisi dengan diskusi-diskusi mengenai penggunaan Big data pada masing masing negara terutama penerapannya dimasing-masing kampus terutama dalam mendukung aspek keberlanjutan.
Pada dasarnya, big data memiliki peran yang besar dan penting bagi sustainability. Dengan data yang besar dan luas, hal ini dapat membantu para pemangku kepentingan dan pemerintah untuk memahami perilaku manusia terkait dengan berbagai hal dibidang sustainable. Dengan kesadaran ini, maka diharapkan pihak-pihak yang bersangkutan mampu membuat keputusan-keputusan yang tepat untuk mencapai tujuan sustainability. Oleh karenanya, Output penelitian ini diharapkan mampu memberikan hasil studi yang berkelanjutan terkait dengan hubungan antara big data dengan sustainability pada Indonesia dan Thailand, melihat peran big data yang sangat besar pada kehidupan manusia saat ini.
Assistance in Writing and Submitting Scientific Papers is a Special Requirement for the Level of Assistant Professor (AA), Associate Professor (LK), and Professor (GB)
Yogyakarta, on 17/07/2023, assistance in writing and submitting scientific papers was carried out to strengthen the writing of scientific papers organized by the University of Muhammadiyah Yogyakarta. Assistance in writing and scientific papers was attended by approximately 65 participants consisting of lecturers of the University of Muhammadiyah Yogyakarta who will go to the AA, LK, and GB levels which were held at the Grand Rohan Hotel Yogyakarta. This assistance was delivered by Prof. Eko Priyo Purnomo, M.Si., M.Res., Ph.D as Director of E-Governance and Sustainability Institute (ESI) as a speaker in the first session.
This series of mentoring aims to provide information and direction to participants who will submit journals that will be submitted in international journals, especially those indexed by Scopus. This assistance discusses tips and tricks on choosing valid journal references that participants can easily access and also practices how to access several journals that Scopus have indexed. The ESI team provides direction and input on writing systematics with Scopus standards, ranging from titles, abstracts, introductions, literature reviews, and results.
The output of this mentoring activity is expected that all participants will be able to meet good writing standards to publish in international journals indexed by Scopus. In the last session, the steps and directions that had been conveyed could be applied well by the participants even though there were still some participants who had difficulties accessing the journal.

Sustainable Tourism on Toba Lake, North Sumatra, as a Destination Super Priority on Post Covid-19 in Indonesia

14/07/2023, the ESI Team led by Prof. Eko Priyo Purnomo, M.Si., M.Res., Ph.D., as Director of the E-Governance and Sustainability Institute (ESI) researched Lake Toba, North Sumatra. This research is in collaboration with Prof.Dr.Ir. Nurhayati, M.P from UISU (Islamic University of North Sumatra), and this strengthening supported by BRIN (National Research and Innovation Agency) was carried out for approximately three days. This research carries the theme “Sustainable Tourism” as one of the interesting issues in today’s digital era. In addition, tourism areas have the potential to have a sustainable impact, especially to revitalize the “Super Priority Destination on Lake Toba,” which has been determined by the Ministry of Tourism as one of the Super Priority Destinations in Indonesia.
Lake Toba has a lot of potential, including in the field of tourism the side point view owned by Lake Toba is also one of the factors why Lake Toba can be one of the best places in the area of tourism. Although access to Lake Toba still found several obstacles, such as telecommunication networks in terms of infrastructure starting from the airport, land roads to destination locations, and creative economy products from residents also need to be developed and improved. So that super-priority destinations in Lake Toba can develop sustainably.
The output of this study is that the theme of sustainable tourism is expected to positively impact the sustainability of tourism, especially in Lake Toba. In addition to the positive impact on tourism, it has a positive effect on the environment, socio-culture, and economy in a sustainable manner.

E-government and Sustainability Institute (ESI) conduct joint research with Prof Klaus Hubacek from University of Groningen, the Netherlands on Climate Change and sustainability policy.
Floods, droughts, and heat waves are all examples of extreme weather that scientists predict will become more often as the climate continues to warm. The research conducted by ESI and the University of Groningen is highlighted in this part as it contributes to a more complete comprehension of these threats. Long-term damage from climate change is inevitable. That’s why it’s important to look at potential methods of adaptation. A solid understanding of a variety of environmental indicators is necessary for these actions to have any effect.

Prof. Eko Priyo Purnomo, as director of ESI, hopes to discover solutions to the shared problems facing Indonesia and the European Union in order to make the world a better place for future generations, particularly in the area of sustainability, through this partnership. The findings of this collaborating research encompass a wide range of topics, including sustainable management of biodiversity and forests, waste management, sustainable consumption and production, and management of waste, as well as the use of renewable energy sources like palm oil.
Camp Science “Penulisan Proposal Hibah Dikti dan Artikel Jurnal Nasional dan Internasional Bereputasi”
Asosiasi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah AIPPTM Percayakan UMT jadi Tuan Rumah Camp Science, kali ini tema yang diusung adalah “Penulisan Proposal Hibah Dikti dan Artikel Jurnal Nasional dan Internasional Bereputasi”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dimulai pada 4-5 Januari 2023 dan bertempat di Hotel Narita Tangerang. Peserta kegiatan Science Camp berasal dari 9 PTM seluruh Indonesia, dan terdapat 2 PTN lainnya yang ikut berpartisipasi.

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Achmad Kosasih, beliau merasa terhormat dan bangga karena kampusnya dipercaya untuk menjadi tuan rumah dalam gelaran Science Camp tahun ini. Melalui Camp Science ini diharapkan mampu memberikan ilmu lebih terutama bagi FISIP UMT yang baru berumur 13 tahun agar bisa mengembangkan prodi ilmu pemerintahan dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
Ketua AIPPTM Tri Sulistyaningsih menjelaskan, AIPPTM merupakan organisasi profesi yang sudah berdiri sepuluh tahun, yang keberadaannya untuk saling membantu sesama perguruan tinggi Muhammadiyah. kegiatan ini mempunyai sasaran untuk dapat menghasilkan proposal hibah Dikti dan juga artikel jurnal yang akan dipublikasikan secara nasional dan internasional bagi para peserta. Dengan adanya kegiatan Science Camp dapat menciptakan budaya ilmiah, sehingga dapat membentuk para dosen dengan misi keilmiahannya, bukan sekadar mengajar, tetapi menjadi bersemangat melakukan penelitian dan juga mempublikasinnya.

Prof. Eko Priyo Purnomo dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta serta direktur ESI menjadi narasumber pada kegiatan kali ini. Hasil dari kegiatan ini diharapkan akan menghasilkan draft naskah proposal hibah Dikti dan naskah untuk artikal jurnal nasional dan juga internasional bereputasi.
Seminar Optimalisasi Hibah PKM Di STKW Surabaya

Yogyakarta, 15 Desember 2022. Direktur ESI, Prof. Eko Priyo Purnomo, M.Res., Ph.D menjadi pembicara di acara seminar yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatika Surabaya (STKWS), pada hari Selasa 13 Desember 2022.
Seminar bertemakan “Optimalisasi Capaian Prestasi Mahasiswa Melalui Hibah Program Kreativitas Mahasiswa” ini diselenggarakan di Aula STKWS yang dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa.
Kegiatan dibuka oleh Ketua STKWS, Dr. H. Jarianto, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa Beliau mengharapkan dengan adanya kegiatan seminar ini, Prof Eko (sapaan) dapat memberikan pengalamannya dalam kepenulisan proposal sehingga civitas STKWS dapat mengadopsinya.

Prof Eko, mengatakan bahwa dalam mengoptimalisasikan penulisan proposal untuk hibah PKM harus sesuai dengan pedoman/ format Dirjen Dikti dan saling berkolaborasi.
“Menulis itu harus berkolaborasi, seperti penulisan hibah PKM bisa berkolaborasi lintas prodi bahkan perguruan tinggi, untuk artikel ilmiah bisa berkolaborasi dengan tiga skema: Dosen-Mahasiswa, Dosen-Mitra(Pihak Eksternal), dan juga kolaborasi antar Mahasiswa-Mahasiswa”.
Di akhir seminar itu, para peserta yang didominasi oleh mahasiswa melempar pertanyaan. Mulai dari menanyakan cara menemukan ide/gagasan, menyampaikan keluh kesah untuk memulai menulis, hingga pertanyaan mengenai kolaborasi lintas perguruan tinggi.

Berikutnya, mengenai hal tersebut, Al Fauzi Rahmat (selaku ESI Researcher) menanggapi dan memberikan tips lolos PKM, berkaca dari pengalaman sejak mahasiswa.
“Masih banyak mahasiswa yang kurang percaya diri untuk menulis proposal PKM, karena tidak paham bagaimana cara memulainya, padahal hal yang perlu ditekankan adalah update informasi terbaru dan mencari masalah yang terjadi disekitar, konsultasikan dengan senior dan juga dosen pembimbing, berikan usulan program/kegiatan, sesuaikan dengan format kepenulisan, serta buatlah rencana anggaran yang realistis”.

Terakhir, Prof Eko berharap setelah kegiatan seminar ini selesai, dosen dan mahasiswa STKW Surabaya harus mampu berkolaborasi untuk menulis bersama dan menghasilkan karya untuk beberapa skema PKM yang telah tersedia.
//Editor: Al Fauzi Rahmat
Direktur ESI, Prof. Eko Priyo Purnomo Berikan Kuliah Umum Di STPN “APMD”

Yogyakarta, 01/12/2022. Direktur E-Governance and Sustainability Institute (ESI) Prof. Eko Priyo Purnomo, M.Si., M.Res., Ph.D memberikan kuliah umum di STPMD “APMD”, Kamis 1 Desember 2022 dengan tema “Antroposen: Lingkungan, Ketahanan Pangan, dan Pemerintahan Desa”.
Kuliah umum yang digelar di Hall STPMD “APMD” tersebut dihadiri sejumlah puluhan mahasiswa. Dalam kuliah umumnya, Prof Eko (sapaan) sebagai narasumber utama dan Drs. Sumarjono, M.Si sebagai penanggap sekaligus pemateri kedua di kuliah umum tersebut, serta Diasma Sandi Swandaru, S.Sos., M.H selaku moderator dalam acara tersebut.

Pada kuliah umum tersebut, Prof Eko memaparkan materi tentang “Dampak Infrastruktur terhadap Ketahanan Pangan di Indonesia”. Dalam pemaparannya, Prof Eko menerangkan bahwa infrastruktur memainkan peranan sangat penting dalam ketahanan pangan di Indonesia, dimana hal tersebut memudahkan masyarakat dalam mengakses dan mendistribusikan hasil pangan.
Dilain sisi, data yang di rilis oleh Global Food Security Index, bahwa negara Indonesia tahun 2021 ketahanan pangan berada di posisi ke-65 yang sebelumnya menduduki urutan 62. Artinya, ketahanan pangan Indonesia justru merosot dari tahun sebelumnya. Melihat hal tersebut, Prof Eko menyiratkan kepada mahasiswa untuk jangan malu mengonsumsi pangan lokal.
“Jangan malu dan kembalilah mengonsumsi pangan lokal, bangsa kita ini memiliki keberagaman pangan yang luar biasa, contohnya di Gunungkidul ada Gaplek, di Kulonprogo terkenal dengan Growol, Nusa Tenggara mengonsumsi Jagung, Maluku dan Papua terkenal dengan Papeda yang terbuat dari Sagu”.
Sebelum mengakhiri kuliah umum tersebut, sejumlah mahasiswa tampaknya antusias dari banyaknya pertanyaan yang ditampung, hingga beberapa mahasiswa mengungkapkan kegelisahannya terhadap kondisi infrastruktur dan ketahanan pangan di daerahnya masing-masing.
Berikutnya, Prof Eko memperkuat argumentasinya bahwa memang infrastruktur untuk mendukung akses ketahanan pangan saat ini masih minim, tidak hanya persoalan tersebut, disisi lainpun isu tentang alih fungsi lahan juga menguat, seperti lahan produksi pertanian menjadi pemukiman, sehingga memperkecil ketersediaan lahan untuk memproduksi pangan. Hal tersebut yang dipandang menjadi salah satu faktor kurangnya sumber pangan lokal dan produksi pangan di beberapa tempat
Melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementerian Pertanian, telah merilis informasi ketahanan pangan tingkat pemerintah daerah (provinsi/kota/kabupaten) yang mana masih adanya beberapa daerah yang tingkat ketahanan pangannya sangat rentan, hal tersebut tertuju di beberapa daerah bagian timur Indonesia.
Dengan data yang dirilis oleh BKP, Prof Eko memberikan masukan dalam kuliah umumnya untuk pemerintah daerah, yang mana pemda perlu mengidentifikasi potensi pangan lokal dan dukungannya terhadap pengembangan sumber pangan lokal, serta ketersediaan regulasi/ payung hukum yang kuat agar dapat menopang ketahanan pangan yang ada dan menguatkan kembali eksistensi sumber pangan lokal. Tentu saja hal ini perlu diperkuat dari aspek penting seperti ketersediaan, kestabilan, akses, dan pemanfaatan diperlukan dalam ketahanan pangan, sebagaimana yang disampaikan oleh Prof Eko dalam kuliah umumnya.
editor: Al Fauzi Rahmat
Pelatihan Bersama Program Studi Ketahanan Nasional
Yogyakarta, 7 Oktober 2022 – Program Studi Ketahanan Nasional Sekolah Pacasarjana UGM melaksanakan lagi sebuah workshop yang bertema tentang penulisan artikel menuju scopus dan penulisan artikel ilmiah. Pada workshop ini narasumber focus memberikan penjelasan tentang apa pentingnya karya tulis ilmiah pada jurnal bereputasi serta memberikan kiat kiat dalam membangun sebuah artikel yang baik, pelatihan diadakan pada tanggal 07/10/2022 dan berlangsung dari pukul 09.00 sampai pukul 15.30 WIB.
Workshop diadakan secara luring dengan tiga narasumber dan salah satunya yakni Eko Priyo Purnomo, M.RES., Ph.D.Topik yang didiskusikan pada workshop kali ini cukup beragam, seperti etika publikasi serta strategi dalam proses pencarian jurnal bereputasi internasional. Lalu pada sesi berikutnya dilanjutkan dengan diadakannya pelatihan serta pemberian tips tips menulis artikel dan literature review dan juga tidak ketinggalan memberikan informasi mengenai parafrase tulisan tulisan terdahulu serta menjelaskan tentang tools pembantu guna mencari jurnal tujuan seperti scimago.
Dr. Eko Priyo Purnomo juga setelah sesi penjelasannya memberikan motivasi-motivasi bagi seluruh peserta yang ada untuk jangan pernah bosan mengasah kemampuan mereka karena beliau yakin setiap orang mempunyai potensi dalam diri mereka.

ICONAST 2022
Pontianak September 21, 2022, the Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Tanjungpura , held the 1st International Conference on Applied Science, Social Innovation and Technology (ICONAST) 2022. The ICONAST conference were held hybridly. This event collaborated with the Association of Indonesian Political Science Study Programs (APSIPOL), Indonesian International Relations Association (AIHII), Dayak International Organization, E-Governance and Sustainability Institute. In addition, from Masters in International Relations, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada, Universitas Dr Soetomo, Universiti Teknologi Mara, University of Bradford, Indiana University Bloomington, and Indonesian City Diplomacy Academic Community (ICDAC). This conference also presented a keynote speaker, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, as the Coordinating Minister for Human Development and Culture, represented by Ir Aris Darmansyah Edisaputra, as the Deputy for Coordination of Education Quality Improvement and Religious Moderation.
There were also expert speakers, including Jeffrey Gapari Kitingan, Deputy Chief Minister II of Sabah Malaysia, who was represented by Atama Katama, Sabah Malaysia’s Head of International Relations. Ashley Enrici has been named the McKinney Family Fellow of Environmental Resilience and Philanthropy as an Assistant Professor of Philanthropic Studies. Prof. Eko Priyo Purnomo, as Director of the Institute of E-Governance and Sustainability.

ICONAST aims to be a forum to discuss important issues, related to social and technological innovation with themes. Namely, human development and culture, social welfare, innovation and transformation, social, politics and law, economy and business, maritime and environment, and general issues.
The conference invited various speakers from professionals and academics, both from within and from abroad. This activity was opened with a welcoming speech delivered by Dr. Elyta, as the chairman of the committee. Then continued with the main speech from Prof. Dr. Garuda Wiko, as the Chancellor of Tanjungpura University. Participants who have submitted their articles to be presented in this international conference, come from within and outside the country, at various universities. Also participating were nearly 300 participants who attended in person (offline) and more than 800 other participants attended through Zoom Meetings (online).
Through this activity, it is hoped that it can become a platform for participants to disseminate research results, become a means for useful scientific and technological contributions, to solve problems that exist in society. In addition, increasing lecturer publications and attracting master and doctoral program students, to be familiar with international publications, as well as exploring various relevant social and technological innovation issues.
